Senin, 08 November 2010

kerja bakti


Klo dalam dunia pedesaan istilah kerja bakti mungkin bukan merupakan hal yang asing. bahkan istilah tersebut telah menjadi keseharian yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari masyarakat pedesaan. Semangat yang tertanam dibalik istilah tersebut mengingatkan diriku pada masa lalu dimana para tokoh kemerdekaan menggunakan istilah ini untuk membangun semangat para penduduk desa untuk membantu para pejuang yang tengah mengadu nyawa di medan laga. Dengan kerja bakti saling bahu membahu para penduduk menyediakan kebutuhan logistik para pejuang kemerdekaan, selain itu para penduduk ada juga yang merelakan nyawanya untuk membantu berjuang melawan musuh.

Pada jaman orde baru istilah kerja bakti juga sering dipakai, terutama TNI yang dulu istilahnya ABRI dengan programnya ABRI Masuk Desa. Para ABRI ini kerja bakti masuk desa untuk membantu masyarakat pedesaan yang mungkin masih kekurangan tenaga untuk melakukan pekerjaan semisal memperbaiki saluran air, membuat sumur umum atau WC umum, bahakan membangun balai petemuan.

Kalo kita perhatikan suasana kerja bakti penuh dengan kekeluargaan. Tidak ada rasa saling iri atau bahkan merasa tertekan dengan beban kerja yang dilakukan, karena semuanya dilandasi dengan rasa senang dan penuh dengan suasana kekeluargaan. Lalu apa yang menjadi masalah dengan semuanya itu? Adakah hikmah lain dibalik istilah tersebut?

Ternyata ada sisi lain dari istilah kerja bakti. Penyalahgunaan pengertian dari istilah kerja bakti telah membuat sebagian atau segelintir orang dengan tega melakukan perbudakan antar sesama manusia. Dengan tidak memperhatikan jerih payah yang dilakukan seseorang dengan tanpa ada penghargaan yang berarti bagi manusia tersebut. Sungguh kondisi yang sangat tidak masuk akal dan cenderung tidak manusiawi.

Dalam lingkungan pekerjaan tentunya segala sesuatu boleh dibilang harus profesional. Seseorang yang melakukan sesuatu kewajiban tentunya mempunyai hak yang harusnya dipenuhi juga. Ternyata sampai sekarang pengertian hak dan kewajiban yang harusnya bisa dimengerti oleh para pengambil kebijakan dan pemegang kekuasaan masih suka disalahgunakan. Kebanyakan para pemegang kekuasaan masih suka memeras dan menindas anak buahnya demi kepentingan pribadinya semata.

Tanpa mempunyai rasa belas kasihan (entah punya rasa belas kasihan atau engga), para pemegang kekuasaan dalam institusi pekerjaan tersebut terkadang malah memaksakan sesuatu pekerjaan pada seseorang dengan imbalan yang tidak sesuai dengan beban pekerjaan yang dia tangani. Samapai kapan negeri ini akan dirundung kondisi yang demikian mengerikan.

pacaran


Sebagaimana yang telah kita ketahui istilah pacaran ini dulu sangatlah asing dan tak dikenal oleh para remaja seperti sekarang ini, namun pada dewasanya pacaran sudah merebak bak jamur di musim penghujan baik itu dalam lingkup kota maupun desa pada kalangan remaja di abad ini. Para remaja ini seolah membuat suatu tradisi kebudayaan baru yang dalam hal ini mengusung pacaran sebagai suatu budaya pada masanya.


Sebenarnya mungkin itu adalah sautu kewajaran yang biasa dalam pergaulan remaja kini bahkan pacaran ini sekarang dianggap sebagai suatu kewajiban dalam prosesi pergaulan mereka. Padahal ketika dahulu prosesi pacaran ini tidaklah ada bahkan khususnya di Indonesia, pacaran itu dianggap sebagai suatu hal yang dianggap tabu dan bahkan sangat dilarang karena tidak sejalan dengan nilai dan norma khususnya dalam pandangan agama yang pada saat itu sifatnya sangat mengikat kuat terhadap masyarakat. Lalu kenapa pacaran sekarang seolah menjadi tradisi yang sudah tak mungkin lepas dari kehidupan remaja?


Sebelum membahas hal tersebut, kebudayaan sebagaimana yang telah kita ketahui adalah hasil dari cipta, karsa, dan rasa manusia atau dalam pengertian lain, yakni berupa keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik dari manusia dengan belajar. sedangkan pacaran menurut para remaja sendiri adalah suatu ikatan perasaan cinta dan kasih antara dua individu yakni lelaki dan perempuan untuk menjalin suatu hubungan yang lebih dekat yang pada esensinya untuk saling mengena lebi jauh untuk menuju proses upacara sacral (menikah) atau untuk mencari pasangan hidup yang dianggap cocok.


Maka dari pendefinisian itulah pacaran dinggap sebagi salah satu budaya masyarakat khususnya remaja karena merupakan hasil ide, gagasan, dan aktivitas tingkah laku keseharian mereka. Sehingga pada efeknya sekarang banyak para remaja menganggap bahwa pacaran merupakan suatu hal yang wajib sebagai jalan mendapat jodoh. Pada awalnya pacaran ini merupakan seperti yang telah dikemukakan diatas sebagai prosesi mengenal satu sama lain dengan cara mengikat dan menyatakan hubungan mereka kedalam bentuk yang bisa dikatakan formal agar dapat mengenal secara intim. Namun pada perkembangannya pacaran disini seolah menjadi mode, bila seorang belum pernah pacaran bisa dikatakan ketinggalan zaman. Hal seperti itulah kiranya yang membuat remaja membangun persepsi wajibnya pacaran bagi kalangan mereka.


Kegiatan pacaran ini sebenarnya implikasi dari rasa kebutuhan seseorang atau lebih karena kekurangan mereka dalam mendapat perhatian dan pengertian sebagai makhluk sosial, sehingga timbulah suatu kekuatan atau dorongan alasan yang menyebabkan orang tersebut bertindak untuk memenuhi kebutuhannya, dalam hal ini pacaran Adapun pada dasarnya sekarang motif sosiogenetis yang asalnya hanya menekankan pada individu untuk ingin dimengerti orang banyak menjadi ingin diakuinya individu pada daerah tersebut. Sebagai contohnya hari ini seseorang akan merasa dirinya minder terhadap orang lain yang mempunyai pasangan (pacar) sedangkan ia tidak.


Sabtu, 30 Oktober 2010

BAAK GUNADARMA

BAAK adalah kepanjangan dari Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan bagi mahasiswa/i Universitas Gunadarma. BAAK berfungsi sebagai biro yang menangani segala sesuatu yang berkaitan dengan semua penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar dan administrasi akademik bagi mahasiswa/i Universitas Gunadarma. BAAK memberikan pengumuman-pengumuman yang sangat bermanfaat dan terbaru untuk kelancaran proses kegiatan di Universitas Gunadarma. Adapun bagian-bagian dari BAAK adalah sebagai berikut :

1. BAAK Fakultas (Ilmu Komputer, Ekonomi, Teknik Sipil & Perencanaan,
Teknologi Industri, Psikologi, dan Sastra);
Pada pilihan ini, kita bisa melihat fakultas apa saja yang
terdapat dalam Universitas Gunadarma

2. Bagian Ujian Semester dan Bank Soal;
Setiap mahasiswa bisa mengecek jadwal ujian semester, bahkan bank
soal yang mungkin disediakan didalam BAAK itu sendiri

3. Bagian Koordinasi Perkuliahan;
* Sub Bagian Jadwal Kuliah
* Sub Bagian Koordinasi Mata Kuliah dan Penasihat Akademik;
* Sub Bagian Penghubung dan Pendamping Dosen.

4. Bagian Monitoring Kuliah;
* Sub Bagian Monitoring Kehadiran Dosen;
* Sub Bagian Monitoring Kehadiran Mahasiswa.

TENTANG BAAK
Saya akan menjelaskan tentang BAAK Gunadarma.

* Profil BAAK
Terdapat penjelasan dari profil BAAK itu sendiri

* Struktur BAAK
Berisikan tentang Sub Fakultas, Sub Koordinasi Perkuliahan, Sub Monitoring
Perkuliahan, Sub Ujian.

* Lokasi BAAK
Adanya penjelasan mengenai lokasi dimana letak BAAK tersebut.


Fitur-fitur pada BAAK
Setelah saya menjelaskan tentang Gunadarma, sekarang saya akan menjelaskan mengenai fitur apa saja yang terdapat didalam BAAK itu sendiri. berikut adalah fitur-fitur yang terdapat didalam BAAK Gunadarma:

Home

* Fitur Home
Fitur home sendiri digunakan untuk mengetahui jadwal dan kalender akademik
mahasiswa.

* Kalender akademik
didalamnya menampilkan tanggal-tanggal penting serta sejenisnya, contoh:
tanggal pelaksanaan UTS, libur semester, kegiatan kampus, dan sejenisnya.

* Jadwal akademik
Menampilkan jadwal akademik Perkuliahan PTA 2010/2011, UAS ATA 2009/2010,
Ujian Utama ATA 2009/2010, Daftar Ulang Jadwal Pengisian KRS PTA 2010/2011

* Info Mahasiswa
Menyediakan kolom Pencarian data yang dimilik oleh BAAK. apabila terjadi
kesalahan nama ataupun penempatan kelas, segera hubungi BAAK (lihat lokasi).

* News berisikan
Memaparkan pengumuman-pengumuman penting dari Universitas Gunadarma.

* Kontak Kami
Disediakan kolom bagi mahasiswa. terletak dibagian kiri bawah, digunakan untuk
mengirimkan pesan ke BAAK apabila ada keluhan dan semacamnya.


SITUS SAP

Apabila membuka Situs SAP, secara otomatis tampilan akan berpindah ke link http://sap.gunadarma.ac.id

SAP atau Satuan Acara Perkuliahan adalah pembagian materi suatu matakuliah disetiap pertemuan. Berisi rincian materi kuliah serta tujuan belajarnya, buku-buku acuan untuk belajar. Tujuan belajar itu sendiri ialah apa yang telah dikuasai oleh mahasiswa selama mendapat materi perkuliahan.
Setiap mata kuliah memiliki Satuan Acara Pengajaran (SAP). dikarenakan adanya penjabaran secara rinci mengenai rencana perkuliahan. SAP harus memuat unsur-unsur sebagai berikut:

* Kode, nomor, serta nama mata kuliah.
* Kedudukan mata kuliah (Mata Kuliah Umum (MKU), Mata Kuliah Dasar
Keahlian(MKDK)dan Mata Kuliah Keahlian (MKK))
* Semester dan tahun mata kuliah yang diajarkan.
* Bobot kredit.
* Tujuan mata kuliah.
* Mata Kuliah prasyarat (bilamana perlu).
* Nama pengajar.
* Waktu dan tempat kuliah
* Rincian acara perkuliahan dan bahan bacaan wajib serta anjuran.
* Cara mengevaluasi proses belajar-mengajar.

Fitur dalam SAP (Satuan Acara Perkuliahan)
fitur | BAAK Online | Halaman Utama | Daftar SAP | Search SAP | Daftar Koordinator | Back |


FAQ PADA BAAK

Sama halnya seperti SAP, apabila kita membuka fitur FAQ, tampilan akan pindah ke link http://ugpedia.gunadarma.ac.id/category/54/baak.html
Dalam link ini, terdapat banyak informasi pertanyaan-pertanyaan dari seluruh mahasiswa tentang ujian susulan, ketidak aktifan kuliah, cuti kuliah dan sebagainya.


BUKU PEDOMAN PADA BAAK
Buku pedoman sendiri memiliki fitur-fitur sebagai berikut:

* Buku Pedoman Penyusunan Silabus
* Buku Pedoman Penyusunan SAP
* Buku Pedoman Proses Belajar Mengajar
* Buku Pedoman PA & Walikelas
* Buku Pedoman Kemajuan Belajar
* Buku Pedoman Tata Krama Dosen
* Buku Pedoman Tata Krama Mahasiswa

SITUS JURUSAN

Kita dapat melihat semua jurusan yang ada di dalam naungan Universitas Gunadarma. Jurusan-jurusan tersebut diantaranya:

Ilmu Komputer, terdapat jurusan:

*Sistem Komputer dan Teknik Komputer

*Sistem Informasi dan Manajemen Informasi

Ekonomi, terdapat jurusan:

*Manajemen

*Akutansi

Teknologi Industri, terdapat jurusan:

*Teknik Informatika

*Teknik Elektro

*Teknik Industri

*Teknik Mesin

Teknik Sipil dan Perencanaan, terdapat jurusan:

*Teknik Sipil

*Teknik Arsitektur

Psikologi, hanya ada jurusan Psikologi

Sastra, hanya ada jurusan Sastra Inggris

Diploma, dijenjang ini terdapat jurusan:

*Kebidanan

*Teknik Komputer

*Manajemen Keuangan

*Manajemen Pemasaran

*Akutansi


Kelebihan BAAK
Didalamnya terdapat banyak kemudahan akses bagi mahasiswa untuk terkoneksi dengan dunia kampus hanya dengan satu sentuhan yang dikemas secara mudah oleh BAAK.
Setiap mahasiswa bisa mengetahui kalender akademi, jadwal UTS, libur, pengumuman-pengumuman dan sebagainya. Tiap mahasiswa juga dapat mengetahui jurusan-jurusan yang ada di Universitas Gunadarma. Melalui BAAK pula setiap mahasiswa bisa menyampaikan keluhan-keluhan yang mungkin ingin disampaikan. Keluhan ini nantinya akan ditampung oleh BAAK itu sendiri.


Kekurangan BAAK
Kita tidak bisa melihat apa yang ditampilkan oleh Struktur BAAK yang berisikan tentang Sub Fakultas, Sub Koordinasi Perkuliahan, Sub Monitoring Perkuliahan, Sub Ujian dan Lokasi BAAK pada saat membuka profil BAAK itu sendiri. Jadi kekurangan BAAK terletak pada fitur Tentang BAAK. selain itu pula, tampilan BAAK sendiri masih terasa kaku.