
Bunuh diri (dalam bahasa Inggris: suicide; dalam budaya Jepang dikenal istilah harakiri) adalah tindakan mengakhiri hidup sendiri tanpa bantuan aktif orang lain. Alasan atau motif bunuh diri bermacam-macam, namun biasanya didasari oleh rasa bersalah yang sangat besar, karena merasa gagal untuk mencapai sesuatu harapan. Pelaku bunuh diri kebanyakan adalah kaum muda atau para remaja. Berikut adalah beberapa penyebab remaja melakukan tindakan bunuh diri:
> Konflik dengan keluarga
Seperti penyebab bunuh diri secara umum, konflik dengan anggota keluarga adalah salah satu penyebab remaja melakukan tindakan bunuh diri. Terutama dengan orang tua yang menyebabkan mereka merasa tidak diterima oleh keluarganya.
> Ditolak dalam pergaulan
Ditolak dan dikucilkan dari lingkungan dan pergaulan bisa menjadi salah satu penyebab remaja bunuh diri. Lingkungan pergaulan bagi seorang remaja adalah hal yang sangat penting. Maka dari itu, ketika mereka tersingkir dari suatu lingkungan, mereka merasa seperti ditolak oleh seluruh dunia.
> Berpisah dengan orang yang dicintai
Perpisahan dengan orang-orang yang dicintai dan mencintai kita adalah sesuatu yang sangat berat. Misalnya ditinggal mati oleh orang tua atau pacar, itu bisa menjadi pemicu seorang remaja melakukan bunuh diri.
> Merasa dipermalukan
Tidak semua orang bisa menanggung rasa malu, terlebih lagi para remaja yang mental dan jiwanya masih nsangat rapuh. Mereka berpikir, daripada menanggung rasa malu, lebih baik mengakhiri hidup.
> Konflik dengan pacar
Bagi sebagian orang ini adalah masalah sepele, tapi tidak bagi sebagian yang lain. Banyak remaja yang nekat bunuh diri karena diputusin pacar, pacarnya selingkuh, atau ditolak cintanya. Dan yang paling sering menjadi penyebab bunuh diri adalah karena gagal menikah
> Menghindari masalah
Mungkin lebih tepatnya lari dari masalah. Mereka bingung atau tidak tau cara menyelesaikan masalah, maka dari itu mereka memilih untuk bunuh diri.
setuju....
BalasHapus